Maria Elisa Hospita
06 November 2018•Update: 07 November 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin mengatakan bahwa dia berhati-hati dengan dampak sanksi yang akan diberikan pada pasar minyak global, sehingga sanksi akan dikenakan secara bertahap.
"Saya bisa saja menurunkan harga minyak Iran ke titik nol sesegera mungkin, tetapi itu akan menyebabkan guncangan di pasar. Saya tidak ingin membuat harga minyak dunia naik," kata Trump kepada wartawan sesaat setelah AS menjatuhkan sanksi putaran kedua ke Iran.
Sebelumnya, AS mengumumkan bahwa delapan negara - China, Yunani, India, Itaia, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Turki - akan diberikan keringanan sementara dari sanksi yang menargetkan minyak mentah Iran. Iran adalah pengekspor minyak terbesar ketiga OPEC.
Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan keringanan tersebut dimaksudkan untuk memastikan pasar minyak dapat terus dipasok dengan baik.
Menurut dia, setiap negara yang menerima keringanan "telah mengurangi pembelian minyak mentah Iran secara signifikan selama enam bulan terakhir".
"Kami terus bernegosiasi agar semua negara menguranginya sampai ke nol," tambah Pompeo.
Pada Mei, Trump secara sepihak menarik partisipasi AS dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif 2015.
Penandatanganan lainnya - China, Uni Eropa, Prancis, Jerman, Iran, Rusia, dan Inggris - masih mempertahankan kesepakatan itu.