Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 Oktober 2018•Update: 24 Oktober 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Senin bahwa tidak ada alasan bagi Arab Saudi untuk mengulur penyelidikannya soal pembunuhan kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi selama satu bulan lagi.
"Itu waktu yang lama. Coba lebih cepat," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih sebelum berangkat ke negara bagian Texas.
Setelah menyangkal mengetahui tentang keberadaan Khashoggi selama dua minggu, Arab Saudi pada Sabtu mengakui bahwa dia terbunuh dalam perkelahian di konsulat istanbul.
Tubuhnya belum ditemukan dan Arab Saudi juga tidak menjelaskan narasinya yang bterus berubah-ubah soal kasus Khashoggi.
Trump mengatakan tidak puas dengan penjelasan Arab Saudi tentang hilangnya Khashoggi, hanya beberapa hari setelah menyebutnya sebagai "langkah awal yang hebat."
Dia mengklaim Washington memiliki intelijen-intelijen terkemuka di Turki yang akan kembali pada Senin malam atau Selasa pagi untuk memberi penjelasan kepadanya tentang masalah itu.
"Kami akan melihat apa yang kami miliki. Saya akan tahu banyak besok," kata Trump. "Saya memiliki sekelompok besar intelijen di Turki dan Arab Saudi sekarang. Kita akan segera tahu."
Khashoggi terakhir terlihat memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Pada hari Khashoggi menghilang, 15 warga Saudi lainnya, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan mengunjungi konsulat saat dia masih berada di dalam, menurut sumber-sumber kepolisian Turki.
Semua individu yang diidentifikasi telah meninggalkan Turki.
Tim gabungan Turki-Saudi menyelesaikan penyelidikan atas kasus tersebut pada Kamis setelah menggeledah tempat tinggal konsul jendral Saudi serta konsulat Saudi di Istanbul.
Pada Minggu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan akan membuat pernyataan tentang pembunuhan Khashoggi pada Selasa, dalam pertemuan kelompok partainya di parlemen Turki.
Menanggapi tentang penemuan CNN, penasehat senior Trump dan menantu laki-lakinya Jared Kushner mengatakan Washington masih berada dalam fase pencarian fakta.
Dia menambahkan "dan kemudian setelah itu, presiden dan menteri luar negeri akan menentukan mana yang kredibel dan tindakan apa yang harus kita ambil."
Beralih ke rencana perdamaian Timur Tengah yang telah dia tuju, Kushner mengatakan bahwa AS telah membuat banyak kemajuan karena Trump melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk tidak membiarkan cara berpikir lama membatasi tindakannya.