Chandni
13 Februari 2018•Update: 14 Februari 2018
Zekeriya Güneş
MANISA, Turki
Selimut yang diproduksi oleh tahanan penjara di barat Turki diekspor ke negara-negara Eropa oleh sebuah perusahaan Turki yang menggandeng sebuah perusahaan tekstil dalam sebuah proyek sosial.
Pemilik perusahaan tekstil itu, Ugur Ustundag, yang melakukan kerja sama dengan administrasi penjara mengatakan kepada Anadolu Agency pada Senin bahwa dia puas dengan hasil kerja para tahanan itu serta kualitas produk yang mereka hasilkan.
Ustundag mengatakan produk-produk itu laku secara domestik serta pasar-pasar Eropa seperti Polandia, Italia dan Romania.
Para tahanan di penjara Manisa rata-rata memproduksi hingga 70.000 selimut per bulan, kata Ustundag.
Sebanyak 57 tahanan di bengkel selimut di penjara itu, yang sudah dilatih secara khusus, menerima bayaran untuk karya mereka serta memperoleh layanan sosial, tambahnya.
"Kami ingin memperbesar ruang kerja mereka. Ini sudah termasuk sukses, dengan memproduksi jumlah itu dengan 57 karyawan dan 21 mesin. Kami ingin memiliki 80 staf dan 30 mesin," jelas Ustundag.
Sementara itu, kepala jaksa penuntut umum Hasan Ugurlu mengatakan tujuan utama proyek itu adalah untuk membuka lapangan kerja bagi tahanan penjara dan memberikan mereka kesempatan meningkatkan kualitas hidup.
"Mereka bisa kembali ke hadapan masyarakat berbekal keterampilan ini," tambah Ugurlu.