Muhammad Abdullah Azzam
18 Maret 2021•Update: 18 Maret 2021
Emre Gurkan Abay
MOSKOW
Rusia senang mengambil peran dalam program luar angkasa Turki, ungkap Direktur Badan Antariksa Rusia (Roscosmos) Dmitry Rogozin kepada Anadolu Agency pada Rabu.
Rogozin mengatakan bahwa Rusia dengan senang hati akan memanfaatkan semua kesempatan untuk "bergabung dalam inisiatif terkait ruang angkasa dari negara tetangga di selatan dan mitra penting bagi kami, Turki."
“Kami selalu berusaha melakukan pertemuan dengan rekan-rekan Turki kami. Pengalaman yang kami peroleh dalam interaksi kami dengan rekan-rekan Turki kami menegaskan bahwa Rusia dan Turki memiliki kepentingan bersama yang penting dan berjangka panjang di bidang luar angkasa," tutur dia.
Menyoroti Moskow dan Ankara telah sepakat untuk bekerja sama dalam kegiatan antariksa, Rogozin mengatakan kedua negara telah menentukan kerangka hukum yang akan menjadi dasar untuk kerja sama tersebut.
Rogozin juga menggarisbawahi bahwa industri penerbangan Turki memiliki cukup banyak "ahli yang kompeten dan berkualifikasi" untuk mempersiapkan dan melaksanakan misi ke Bulan mereka yang akan dilaksanakan negara itu dalam beberapa tahun mendatang.
Rusia siap untuk memberikan konsultasi untuk pelatihan kosmonot Turki dan persiapan proyek luar angkasa berawak, kata dia.
Mengacu pada kendaraan udara tak berawak (UAV) yang telah dikembangkan Turki dalam beberapa tahun terakhir, Rogozin memuji proyek industri pertahanan Turki dan para insinyur Turki.
Turki meluncurkan program luar angkasa nasionalnya pada 9 Februari dan mengumumkan visi, strategi, tujuan, dan proyek selama 10 tahun negara itu tentang kebijakan luar angkasa.
Tujuan utama program, yang dikembangkan oleh Badan Antariksa Turki (TUA), adalah menginjakkan kaki di Bulan pada tahun 2023, tahun keseratus republik Turki.