Servet Günerigök
29 Desember 2021•Update: 30 Desember 2021
NEW YORK
Rusia mendukung pertemuan antara perwakilan Turki dan Armenia untuk menormalkan hubungan kedua negara, kata seorang pejabat tinggi pada Selasa.
Utusan Tetap Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa Moskow menyambut baik dan mendukung pembicaraan antara kedua negara tetangga tersebut.
Dia mencatat seluruh dunia akan mendapat manfaat dari penyambungan kembali hubungan bertetangga ini.
Moskow akan menjadi tuan rumah pertemuan pertama antara utusan khusus Turki dan Armenia untuk membahas langkah-langkah guna menormalkan hubungan.
"Kami adalah mitra yang baik, baik dengan Turki maupun dengan Armenia. Kami mempromosikan perdamaian regional dan peningkatan ikatan jaringan ekonomi regional," kata Polyanskiy.
Prosesnya "sangat rapuh" dan "sangat sedikit kepercayaan di antara para pihak dan banyak kecurigaan," tutur dia. "Jadi kita perlu mengatasi ini."
Pada 15 Desember, Turki menunjuk Serdar Kilic, mantan duta besar untuk AS, sebagai utusan khusus untuk membahas langkah-langkah normalisasi dengan Armenia.
Tiga hari kemudian, Armenia menunjuk perwakilan khusus, Wakil Ketua Majelis Nasional Ruben Rubinyan untuk berdialog dengan Turki.
Turki mengatakan penerbangan komersial dengan Armenia akan segera dimulai, dan sedang mengupayakan diskusi normalisasi dalam konsultasi dan koordinasi dengan Azerbaijan.