Andrew John Roesgen
16 September 2021•Update: 17 September 2021
Andy Roesgen
CHICAGO, AS
Dengan teriakan kemeriahan dari anggota kru, SpaceX, perusahaan milik Elon Musk, meluncurkan penerbangan luar angkasa pertama yang mengangkut semua kru sipil pada Rabu malam, mencatat langkah bersejarah dalam pariwisata antariksa.
Tepat setelah jam 8 malam waktu setempat di Cape Canaveral, Florida, roket Falcon 9 meluncur membawa Crew Dragon Capsule, yang akan menjadi rumah bagi dua pria dan dua wanita selama tiga hari ke depan.
"Anda benar-benar menginspirasi dunia. Semoga berhasil, Godspeed dan nikmati perjalanannya," kata kontrol misi SpaceX saat roket meluncur.
Dalam 12 menit perjalanan, kapsul berhasil mencapai batas ruang. Kapsul itu menuju ketinggian orbit 575 kilometer di atas Bumi, yang berada di luar orbit Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Misi yang disebut "Inspiration4" itu terkenal karena sejumlah alasan. Berbeda dengan penerbangan luar angkasa yang dipimpin oleh miliarder Richard Branson dan Jeff Bezos pada Juli, Musk sendiri tidak ikut di dalam kapsul Crew Dragon tersebut.
Keempat warga sipil itu termasuk Jared Isaacman, seorang miliarder berusia 38 tahun yang mengepalai perusahaan pemrosesan pembayaran.
Empat penerbang sipil dalam misi itu termasuk miliarder Jared Isaacman, yang merupakan pendiri dan CEO Shift4 Payments dan juga seorang pilot jet ulung.
Dia membayar mengeluarkan biaya yang jumlahnya dirahasiakan untuk membantu mendanai perjalanan dan mendedikasikannya ke Rumah Sakit Penelitian Anak St. Jude untuk pasien kanker.
Misi tersebut juga mengangkut Hayley Arceneaux, seorang penyintas kanker tulang yang kemudian bekerja untuk Rumah Sakit Penelitian Anak St. Jude untuk pasien kanker.
Chris Sembroski, veteran Angkatan Udara dan insinyur data kedirgantaraan yang memenangkan kesempatan itu dalam undian, dan Sian Proctor, pengajar perguruan tinggi di negara bagian Arizona, juga ikut dalam misi tersebut.
Proctor mendapatkan kursinya dengan memenangkan kontes kewirausahaan yang diadakan oleh Isaacman. Ayah Proctor pernah bekerja untuk NASA selama misi Apollo pada 1960-an dan 70-an.
Misi Inspiration4 ini memiliki satu perbedaan signifikan lainnya dari penerbangan Branson dan Bezos. Crew Dragon SpaceX akan melakukan perjalanan jauh lebih dalam ke luar angkasa, di luar orbit Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Selain itu, tidak ada astronaut berpengalaman di dalam pesawat tersebut, meskipun Isaacman memiliki pengalaman sebagai pilot jet.
Keempat awak telah menjalani pelatihan luar angkasa secara intensif sejak Maret dan selama berada di luar angkasa, kesehatan mereka akan terus dipantau.
Musk telah mengungkapkan keinginannya untuk menjajah Mars, dan dia, seperti Branson dan Bezos, berharap untuk menggunakan penerbangan semacam itu untuk membuat pariwisata ruang angkasa tersedia secara massal.
Sebelum lepas landas, keempat anggota kru berbicara panjang lebar tentang film luar angkasa favorit mereka, yakni "Star Trek" dan "Star Wars".
Setelah lepas landas, salah satu dari mereka terlihat membuat gerakan tangan "panjang umur dan sejahtera" dari film "Star Trek."