Rıskı Ramadhan
08 Juni 2018•Update: 08 Juni 2018
Izzet Mazi
KILIS, Turki
Ribuan pengungsi Suriah kembali ke kampung halaman mereka untuk merayakan Idul Fitri setelah Turki membasmi sarang teroris di dekat perbatasan.
Hampir 39.000 warga Suriah kembali ke berbagai wilayah, termasuk Azaz, Afrin, Jarabulus, dan al-Bab, yang diamankan dalam operasi militer Turki Perisai Eufrat dan Ranting Zaitun, kata pejabat kantor migrasi di Turki.
Sebanyak 76.000 warga Suriah mengajukan permohonan secara online kepada pihak berwenang Turki untuk merayakan lebaran Idul Fitri di Suriah, tambah pejabat yang tak ingin disebutkan namanya karena pembatasan berbicara dengan media.
Warga Suriah yang mudik akan kembali ke Turki mulai 26 Juni hingga 6 Juli mendatang.
Berbicara kepada Anadolu Agency di Gerbang Perbatasan Oncupinar di Turki, seorang warga Suriah, Saddam Haco mengatakan bahwa dia kembali ke Suriah untuk kedua kalinya sejak awal perang sipil.
Haco menanti untuk bertemu dengan orang tuanya setelah tiga tahun.
Dia berterima kasih kepada Turki dan tentaranya yang telah membasmi teroris dari kawasan mereka.
"Kami dapat dengan mudah pulang ke rumah,” ujar dia.
Petugas medis Turki memberikan vaksin untuk anak-anak Suriah berusia 0-15 tahun, sementara beberapa lembaga bantuan juga membagikan air mineral.
Operasi Perisai Eufrat dimulai pada bulan Agustus 2016 dan berakhir pada Maret 2017. Operasi itu bertujuan untuk menghilangkan ancaman teroris di sepanjang perbatasan Turki.
Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris YPG/PKK dan Daesh dari wilayah Afrin di barat laut Suriah.
Pada hari ke-58 operasi tersebut, pasukan Turki dan anggota Tentara Pembebasan Suriah berhasil membebaskan kota Afrin dan melumpuhkan 4.497 teroris.