Rıskı Ramadhan
12 Maret 2018•Update: 13 Maret 2018
Burak Karacaoğlu, Eşref Musa
IDLIB
Rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad pada Senin dilaporkan meluncurkan serangan ke sebuah sekolah dasar di provinsi Idlib di Suriah, 20 warga sipil yang sebagian besar anak-anak terluka dalam serangan tersebut.
Sementara itu, Empat warga sipil dilaporkan tewas dalam serangan-serangan udara yang diluncurkan ke permukiman penduduk lainnya di Idlib.
Kepala Pertahanan Sipil (White Helmets) Idlib Mustafa Haj Youssef kepada Anadolu Agency mengatakan, “20 warga sipil yang sebagian besarnya anak-anak terluka dalam serangan udara yang diluncurkan ke Sekolah Dasar Abdullah Ibni Abbad di daerah Taftanaz.”
Youssef menambahkan, empat warga sipil lain tewas dalam serangan udara yang diluncurkan oleh rezim Assad ke daerah Binnish, Maarrat Misrin dan Ram Hamdan yang merupakan permukiman penduduk di Idlib.
Tim Pertahanan Sipil mengatakan bahwa serangan udara masih terus berlanjut dan jumlah korban jiwa dapat semakin meningkat.
Dewan Keamanan PBB pada 24 Februari lalu mengadopsi resolusi yang menyerukan gencatan senjata kemanusiaan untuk warga sipil di Suriah terutama daerah Ghouta Timur. Tidak ada penjelasan mengenai penerapan gencatan senjata “tanpa penundaan” tersebut.
Menyusul resolusi DK-PBB, Rusia pada 27 Februari juga mengumumkan telah memulai gencatan senjata yang berlaku antara pukul 09.00-14.00 waktu setempat setiap harinya, Rusia menyatakan bahwa rezim akan mengikuti gencatan senjata tersebut.