Rhany Chairunissa Rufinaldo
26 Oktober 2018•Update: 27 Oktober 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Putra Jamal Khashoggi, jurnalis yang dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul, sedang dalam perjalanan ke AS setelah para pejabat Saudi mencabut larangan bepergiannya, menurut kepala kelompok hak asasi terkemuka.
Sarah Leah Whitson, direktur Human Rights Watch divisi Timur Tengah Afrika Utara (MENA), mengatakan Salah bin Jamal Khashoggi dan keluarganya telah meninggalkan Riyadh.
"Sangat disayangkan, Salah harus menerima salam yang kejam dan aneh dari MBS terlebih dulu," katanya di Twitter, merujuk pada Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman, orang yang secara luas dicurigai mendalangi kematian Jamal Khashoggi, yang kemudian dibantahnya.
Salah bin Jamal Khashoggi terlihat dengan tenang berjabat tangan dengan Putra Mahkota dan Raja Salman, dalam sebuah foto.
Putra tertua Jamal Khashoggi itu dikenakan larangan perjalanan sejak tahun lalu yang dimaksudkan untuk memancing ayahnya kembali ke Arab Saudi, menurut laporan.
Jamal Khashoggi terakhir kali terlihat saat memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Setelah berhari-hari menyangkal mengetahui keberadaannya, Arab Saudi pada Sabtu mengklaim Khashoggi telah terbunuh dalam perkelahian di dalam konsulat.
Tubuhnya belum ditemukan dan Arab Saudi juga belum menjelaskan narasinya yang terus berubah-ubah soal kasus Khashoggi.
Pada awalnya mereka mengklaim dia telah meninggalkan fasilitas diplomatik di Istanbul dan bahwa dia mungkin telah dibunuh oleh "pembunuh nakal."
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa mengumumkan temuan awal negaranya dalam penyelidikan, seraya mengatakan bahwa pembunuhan Khashoggi telah direncanakan.
Sementara jaksa penuntut umum Kerajaan Saudi juga mengatakan bahwa bukti yang diberikan oleh Turki mengindikasikan pembunuhan Khashoggi direncanakan terlebih dahulu.
Meski awalnya dia bernada positif terhadap penjelasan Arab Saudi atas kematian Khashoggi, Presiden AS Donald Trump telah mengambil pendekatan yang jauh lebih pesimis dalam beberapa hari terakhir, mengklaim penjelasan Arab Saudi adalah penutup terburuk yang pernah ada.
Direktur CIA Gina Haspel diperkirakan akan memberi keterangan singkat kepada Trump, Kamis, setelah kembali dari Turki di mana dia meninjau bukti-bukti terkait kasus Khashoggi.