Elena Teslova
25 Juni 2021•Update: 25 Juni 2021
MOSKOW
Presiden Rusia dan Turki pada Kamis membahas hal-hal terkait hubungan bilateral, pariwisata, vaksin Sputnik V, perkembangan di wilayah Nagorno-Karabakh dan Suriah melalui sambungan telepon, ungkap sebuah pernyataan yang dirilis Kremlin.
Kremlin mengungkapkan bahwa presiden Recep Tayyip Erdogan dari Turki saling memberikan apresiasi atas keputusan Moskow untuk melanjutkan lalu lintas udara dengan negaranya, serta dimulainya pengiriman vaksin virus korona Sputnik V ke Turki.
Sementara itu, Putin menceritakan tentang pertemuannya pekan lalu dengan Presiden AS Joe Biden di Jenewa.
Kedua pemimpin bertukar pandangan mengenai situasi wilayah Nagorno-Karabakh yang dibebaskan Azerbaijan tahun lalu dari penjajahan Armenia selama beberapa dekade.
Mereka juga membahas upaya pusat gabungan Rusia-Turki yang memantau gencatan senjata di wilayah tersebut.
"Presiden Turki menyatakan dukungan pada upaya Rusia untuk memastikan implementasi penuh dari perjanjian yang ditetapkan dalam pernyataan para pemimpin Rusia, Armenia, dan Azerbaijan mulai 9 November 2020, dan 11 Januari 2021," kata pernyataan itu.
Kremlin mencatat bahwa Putin dan Erdogan menegaskan kesiapan bersama mereka untuk melanjutkan koordinasi, termasuk untuk kepentingan pembangunan ekonomi dan pemulihan infrastruktur transportasi di wilayah tersebut.
Mengatasi situasi di Suriah, kedua presiden menekankan pentingnya kerja bersama militer Rusia dan Turki di Idlib, provinsi barat laut Suriah untuk mencegah eskalasi, serta upaya mereka di timur laut negara itu dan dalam perang melawan kelompok teroris di daerah ini, tukas Kremlin.