Maria Elisa Hospita
15 Juni 2020•Update: 16 Juni 2020
Hamdi Yildiz
TUNIS
Perdana Menteri Elyes Fakhfakh mengumumkan bahwa Tunisia telah berhasil meredam penyebaran virus korona.
Pengumuman itu disampaikannya pada Minggu, setelah negara itu mencatat nol kasus baru Covid-19.
"Warga Tunisia harus berbangga diri karena berhasil bangkit dari krisis ini dengan dampak seminim mungkin," ujar presiden.
Fakhfakh mengatakan Tunisia akan membuka kembali perbatasannya pada 27 Juni.
Menurut dia, Tunisia telah memulangkan 25.000 warganya dari luar negeri.
Kementerian Kesehatan mengungkapkan total kasus Covid-19 di Tunisia mencapai 1.096. Sedikitnya 49 orang di antaranya meninggal, sementara 998 lainnya sudah dinyatakan pulih.
Virus korona, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, pertama kali diidentifikasi di China pada Desember lalu, dan telah menyebar ke sedikitnya 188 negara dan wilayah.
Pandemi ini telah merenggut hampir 433.000 nyawa di seluruh dunia dari 7,8 juta kasus yang dikonfirmasi.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Johns Hopkins University di Amerika Serikat, 3,7 juta pasien sudah sembuh sejauh ini.