Maria Elisa Hospita
06 Agustus 2018•Update: 07 Agustus 2018
Emre Gurkan Abay
MOSKOW
Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev menentang aksesi Georgia ke NATO karena bisa "memicu konflik besar".
Pernyataan Medvedev muncul saat dia diwawancara radio Kommersant FM yang disiarkan pada hari Senin.
“Aksesi Georgia ke NATO dapat memicu konflik yang mengerikan dan mengarah pada konsekuensi bencana. Kami tidak melihat aksesi itu perlu,” kata Medvedev.
Presiden Rusia Vladimir Putin juga menyatakan bahwa dia memandang ekspansi NATO lebih lanjut dengan Georgia dan Ukraina "sangat merugikan".
Selama KTT NATO bulan Juli yang diadakan di Brussel, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa Georgia akan menjadi anggota NATO.
"Kami akan terus bekerja sama dengan Anda untuk mempersiapkan keanggotaan," ujar Stoltenberg bersama dengan Presiden Georgia Giorgi Margvelashvili.
Sementara itu, menteri luar negeri Latvia, Lithuania, dan Polandia - ketiganya adalah anggota NATO - akan berkunjung ke ibu kota Georgia, Tbilisi, untuk perundingan resmi.
*Nilay Kar Onum turut melaporkan dari Istanbul