Aamir Latif
04 Juli 2026•Update: 04 Juli 2026
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Sabtu menegaskan negaranya berdiri bersama Iran saat menghadiri upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan udara Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.
Melalui akun X, Sharif mengatakan dia menyampaikan penghormatan terakhir serta belasungkawa yang mendalam atas nama pemerintah dan rakyat Pakistan kepada pemerintah dan rakyat Iran.
"Saya menyampaikan penghormatan terakhir dan belasungkawa yang mendalam atas nama pemerintah dan rakyat Pakistan kepada pemerintah serta rakyat Iran dalam upacara pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Syahid Ayatollah Sayyed Ali Khamenei," tulis Sharif.
"Sebagai negara tetangga yang bersaudara, Pakistan berdiri bersama Iran pada masa berkabung ini," tambahnya.
Delegasi tingkat tinggi
Sharif tiba di Teheran pada Jumat bersama delegasi tingkat tinggi yang terdiri atas Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Ishaq Dar serta Panglima Angkatan Darat Pakistan Marsekal Lapangan Asim Munir untuk menghadiri upacara pemakaman Khamenei.
Menurut Sharif, kebijaksanaan, kepemimpinan, dan pengaruh besar Khamenei terhadap Iran maupun kawasan akan terus dikenang oleh generasi mendatang.
Pakistan sebelumnya memainkan peran penting sebagai mediator antara Amerika Serikat dan Iran, yang menghasilkan gencatan senjata pada April dan penandatanganan Memorandum Saling Pengertian Islamabad pada bulan lalu.
Memorandum tersebut secara resmi mengakhiri perang yang berlangsung selama beberapa bulan antara kedua negara, meski tuduhan pelanggaran gencatan senjata masih terus bermunculan.