Muhammad Abdullah Azzam
03 April 2018•Update: 04 April 2018
Recep Şakar
MELBOURNE
Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengatakan, "Tak ada yang menang dalam perang dagang AS dan Tiongkok. Ini sudah pasti. Oleh karena itu saya mendukung kuat perdagangan bebas dan pasar terbuka," ujar dia.
Turnbull mengatakan pihaknya berharap agar pemerintah Tiongkok dan AS menyelesaikan perselisihan dengan berunding.
"Sangat penting bagi kita untuk melindungi perdagangan bebas dan pasar terbuka yang menjadi sumber kemakmuran yang kita miliki di kawasan ini," kata Turnbull.
Sebalumnya, Kementerian Keuangan Tiongkok mengumumkan bahwa pemerintah Tiongkok akan menerapkan pajak tambahan pada 128 produk yang diimpor dari AS, setelah AS memberlakukan tarif pajak tambahan pada impor baja dan alumunium.
Rencana Tiongkok membalas tarif pajak impor AS tersebut termasuk penambahan pajak 15 persen pada produk impor buah segar dan kering, baja, juga anggur. Selain itu, Tiongkok memberi 25 persen pajak tambahan untuk delapan produk lainnya, seperti produk daging babi dan aluminium.
Pemerintah AS pun mengumumkan bakal menerapkan tarif 25 persen bagi produk-produk Tiongkok untuk mengompensasi gangguan yang telah disebabkan kebijakan Tiongkok terhadap perekonomian AS, menurut pernyataan perwakilan perdagangan AS.