Dilan Pamuk
29 September 2021•Update: 30 September 2021
ERBIL, Irak
Organisasi teroris PKK menculik 52 orang di wilayah Sinjar, Irak utara, pada Selasa.
Komandan Peshmerga Shemo Ido melaporkan insiden itu dalam sebuah pernyataan, kutip stasiun berita siaran yang berbasis di Erbil, Kurdistan 24.
Ido menambahkan, nasib mereka yang diculik belum diketahui.
Kesepakatan Sinjar
Meskipun kesepakatan ditandatangani antara pemerintah Irak dan Pemerintah Daerah Kurdi (KRG) pada 9 Oktober 2020 yang menetapkan penghentian kehadiran PKK di Sinjar, organisasi teroris telah meningkatkan aktivitasnya.
Kesepakatan Sinjar, yang ditandatangani di bawah naungan PBB tentang status kawasan itu, menjelaskan pembersihan kawasan itu dari teroris PKK.
Organisasi teror PKK berhasil mendirikan pijakan di Sinjar pada 2014 dengan dalih melindungi komunitas Yazidi dari teroris Daesh/ISIS.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa – telah bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.
*Ditulis oleh Dilan Pamuk di Ankara