Sinan Doğan
11 April 2021•Update: 12 April 2021
Sinan Dogan
BOGOTA, Kolombia
Pemilihan umum diadakan di Peru pada Minggu untuk menentukan kepala negara yang akan menjabat hingga 2026.
Pemilu ini diikuti oleh 18 kandidat dengan lebih dari 25 juta orang akan memberikan suara pada putaran pertama.
Lima anggota Parlemen Andes, bagian penting negara Peru, dengan 130 orang wakil Kongres, juga akan dipilih.
Kandidat terpilih harus menerima 50 persen suara untuk mendapatkan kursi presiden di putaran pertama.
Jika tidak, dua kandidat dengan jumlah suara terbanyak akan bersaing di putaran kedua pada 6 Juni.
Kandidat dari kelompok kanan-tengah Yonhy Lescano, kandidat sayap kiri Veronika Mendoza, dan kandidat sayap kanan Hernando de Soto adalah calon terdepan pada putaran pertama, menurut jajak pendapat terbaru.
Di antara para kandidat juga termasuk Keiko Fujimori, putri mantan Presiden Alberto Fujimori dan mantan pesepakbola George Forsyth.
Tidak ada kandidat yang diperkirakan akan memenangkan kompetisi di putaran pertama, menurut jajak pendapat.
Antara 2016 dan 2020, dua kepala negara Peru dicopot karena tuduhan korupsi dan mengalami masa krisis politik yang menyakitkan.
Manuel Merino terpaksa mengundurkan diri setelah enam hari terjadi protes dengan kekerasan.
Setelah Merino, Francisco Sagasti terpilih sebagai presiden sementara oleh Kongres dengan 97-26 suara dalam pemilihan yang dia ikuti sebagai satu-satunya kandidat pada 18 November 2020.