Marıa Elısa Hospıta
27 Desember 2019•Update: 28 Desember 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Demonstrasi anti-pemerintah di Hong Kong masih terus berlangsung bahkan pada Rabu, yang bertepatan dengan perayaan Natal tahun ini.
Menurut harian South China Morning Post, aksi protes berlanjut sejak malam Natal dan berujung ricuh.
Sementara itu, Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam menuding pengunjuk rasa merusak perayaan Natal rakyat.
Aksi protes di Hong Kong - wilayah otonom di bawah pemerintahan China sejak 1997 - dipicu oleh keputusan pemerintahan Lam untuk melegalkan ekstradisi ke daratan China.
Meskipun keputusan itu sudah dibatalkan, tetapi aksi protes terus berlanjut terhadap tindakan kekerasan polisi selama unjuk rasa dan penahanan para aktivis oleh pemerintah.