Dunia

Pendeta Nigeria kritik presiden Kenya soal UU Poligami

Kritik Johnson Suleman menimbulkan reaksi beragam di media sosial

Nani Afrida   | 15.05.2019
Pendeta Nigeria kritik presiden Kenya soal UU Poligami Ilustrasi: Wanita di Nigeria. (Foto file - Anadolu Agency)

Nigeria

Rafiu Ajakaye

LAGOS, Nigeria

Seorang pendeta Pentakosta Nigeria mengkritik Presiden Kenya Uhuru Kenyatta karena telah menandatangani undang-undang yang melegalkan poligami di negara Afrika Timur yang mayoritas penduduknya adalah penganut agama Kristen itu.

Pastor Johnson Suleman menyebut UU itu salah tempat di Kenya, menyiratkan bahwa presiden telah menentang doktrin inti dari kepercayaan Kristennya.

"Presiden Kenya baru saja melegalkan poligami dan menandatanganinya menjadi UU. Sejauh saya menghormati Kenyatta, dapatkah dia menjelaskan bagaimana UU baru ini dapat membantu perekonomian Kenya?" kata pendeta yang dikenal kontroversial itu lewat media sosial Twitter pada Rabu pagi.

"Ada hal-hal yang lebih baik untuk ditandatangani menjadi UU. Pernikahan sejati adalah satu laki-laki dengan satu istri," tambahnya.

Kritik Suleman mendapat reaksi beragam dari para pengikutnya di media sosial. Sementara beberapa orang setuju dengan pesannya, beberapa yang lain mengatakan tindakan Kenyatta mencerminkan realitas bangsanya di Afrika.

"Anda baru saja mempertunjukkan kebenaran, tetapi apakah mereka akan mengambil tindakan? Anda akan terkejut melihat reaksi dari orang yang sama dengan yang Anda coba bicarakan,"kata tweet seorang pengikut Suleman di Twitter, Lady Barnnerman.

Tetapi Computex Raymond tidak setuju dengan pendeta itu.

"Kapan kita akan berhenti membodohi diri kita sendiri sebagai orang kulit hitam? Apakah ada laki-laki yang tidur hanya dengan satu perempuan? Mengapa menikahi satu di rumah kemudian pergi ke tempat tersembunyi dan tidur dengan yang lain? Suleman, semuanya bukan tentang ekonomi juga penting. Tuhan tidak punya masalah dengan poligami," katanya di media sosial.

Suleman, yang memiliki gereja-gereja besar di kota-kota besar Afrika, telah menjadi tokoh kontroversial di Nigeria, di mana ia telah berulang kali diperiksa karena mengeluarkan komentar yang dianggap menghasut terhadap pejabat publik.

Baru-baru ini, ia dituduh berselingkuh dengan penari telanjang asal Kanada. Namun Suleman menolak tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai upaya dari mereka untuk menjebaknya.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın