Muhammad Abdullah Azzam
26 Desember 2019•Update: 27 Desember 2019
Deniz Açık
ESKİSEHİR, Turki
Duta Besar Palestina di Ankara Faed Mustafa mengatakan rakyat Palestina tidak akan pernah mengibarkan bendera putih.
“Kami tidak akan pernah menyerahkan tiap batu di Yerusalem, dan tanah di Palestina. Ini adalah janji kami kepada para syahid kami, pejuang yang terluka, para tahanan dan dunia Islam," tutur Dubes Palestina Mustafa.
Dalam konferensi bertema "Tembok Zionisme dan Yerusalem" yang diselenggarakan oleh Yayasan Kepemudaan Turki (TUGVA) di kota Eskisehir, Mustafa mengatakan bahwa rakyat Palestina melakukan perjuangan mati-matian melawan kekuasaan yang kejam.
Faed Mustafa mengatakan pemerintah Palestina akan terus mengawasi kejahatan Israel terhadap rakyatnya. Dia yakin suatu hari nanti rakyat Palestina akan melihat para penjahat dihukum di pengadilan.
Duta Besar Mustafa mengungkapkan bahwa pihaknya selalu melihat rakyat Turki selalu bersama rakyat Palestina.
“Kami berterima kasih kepada rakyat Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan yang telah membuat rakyat Palestina merasa terhormat. Hubungan kami dengan dunia, dan Turki semakin berkembang dan bertambah," tutur Mustafa.
Dubes Mustafa mengungkapkan bahwa rakyat Palestina berjuang untuk membela tempat-tempat suci umat Islam.
“Perjuangan rakyat Palestina dimulai setelah tentara Ottoman terakhir meninggalkan wilayah Palestina pada 1917. Selama perjuangan kami itu, ribuan orang gugur, terluka dan ditahan. Perjuangan kami telah berlangsung selama 100 tahun,” tukas Mustafa.