Pizaro Gozali İdrus
06 April 2018•Update: 06 April 2018
Gozali
JAKARTA
Duta Besar Pakistan Muhammad Aqil Nadeem mengatakan negosiasi antara Pakistan dan Indonesia untuk pertemuan tiga ulama negara masih terus berlangsung.
Namun, Aqil meminta dunia internasional untuk sedikit sabar karena persoalan ini sangat kompleks karena melibatkan banyak kelompok.
Pakistan, kata Aqil, kini tengah menyeleksi nama-nama perwakilan ulama yang akan hadir dalam pertemuan tiga ulama negara ini.
“Seleksi ini bertujuan agar ulama yang mewakili bisa diterima satu sama lain,” kata Aqil kepada Anadolu Agency di Jakarta, Jumat.
Aqil mengatakan tidak mudah melibatkan banyak kelompok di Pakistan untuk dapat duduk bersama dan berdialog.
Apalagi inisiatif untuk menggelar pertemuan ini baru dilakukan satu bulan lalu.
Namun, kata Aqil, Pakistan sangat optimis pertemuan ini akan terlaksana. Apalagi pertemuan regular terus dilakukan.
“Indonesia sangat paham masalah persoalan ini. Delegasi Indonesia juga sudah mengunjungi Pakistan,” kata Aqil.
Aqil mengatakan Pakistan juga mendukung penuh pertemuan ini sebagai langkah membangun perdamaian di Afghanistan.
“Presiden Pakistan Mamnoon Husain dan Presiden Jokowi sudah bertemu di Pakistan dan kami mendukung inisiatif Indonesia,” jelas Aqil.
Seperti diketahui, Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan ulama tiga negara untuk mewujudkan perdamaian di Afghanistan.
Dalam pertemuan ini, akan ada 45 ulama yang akan hadir yakni 15 orang dari Afghanistan, 15 orang dari Pakistan, dan 15 orang dari Indonesia.
Indonesia masih menunggu kesiapan dari para ulama Taliban di Pakistan.