Rhany Chairunissa Rufinaldo
18 September 2018•Update: 19 September 2018
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Presiden Pakistan pada Senin menyebut hubungan negaranya dengan Turki sebagai hal yang sangat penting bagi perdamaian dan pembangunan regional.
Dalam pidato pertamanya pada sidang parlemen gabungan, Arif Alvi yang baru terpilih mengatakan bahwa hubungan historis antara kedua negara Islam didasarkan pada budaya, agama dan warisan.
"Hubungan kami dengan Turki sangat penting karena hubungan ini akan membantu membawa perkembangan dan perdamaian di seluruh kawasan," kata Alvi.
Dia berjanji bahwa pemerintahan baru akan meningkatkan hubungan bilateral.
Alvi juga menggarisbawahi peran kunjungan resmi dalam memperkuat hubungan dengan negara-negara, mengacu pada kunjungan baru-baru ini oleh Turki, China, AS dan menteri luar negeri Iran.
Presiden menegaskan kembali keinginan Pakistan untuk menjalin hubungan baik dengan semua negara, terutama dengan China, Rusia, Afghanistan, dan Iran.
Koridor Ekonomi China-Pakistan
Pada laporan keprihatinan Pakistan untuk Koridor Ekonomi China Pakistan (CPEC), Alvi menolak spekulasi, meyakinkan pemerintah China untuk kerja sama.
"CPEC sangat penting untuk pembangunan sosio-ekonomi Pakistan dan akan terus menjadi prioritas utama pemerintah," kata Alvi.
Pada 9 September, Financial Times melaporkan bahwa pemerintah Pakistan yang baru khawatir jika proyek CPEC senilai USD64 miliar secara tidak adil menguntungkan Beijing.
CPEC, sebuah proyek besar yang ditandatangani pada 2015, selama pemerintahan mantan perdana menteri Nawaz Sharif, bertujuan untuk menghubungkan provinsi penting di barat laut China Xinxiang ke pelabuhan strategis Pakistan Gwadar melalui jalan penghubung, jalur kereta api, dan jalur pipa untuk mengangkut kargo, minyak, dan gas.
Koridor ekonomi tidak hanya akan memberikan China akses yang lebih murah ke Afrika dan Timur Tengah tetapi juga akan menghasilkan miliaran dolar bagi Pakistan dengan menyediakan fasilitas transit ke negara ekonomi terbesar kedua di dunia itu.
Mengenai hubungan dengan saingan lamanya, India, Alvi mengatakan Pakistan menginginkan hubungan damai dengan India.
Pemerintahan baru akan melanjutkan upayanya untuk solusi damai bagi Kashmir, tambahnya.
Di Pakistan, presiden adalah simbol federasi, kepala negara, dan panglima tertinggi angkatan bersenjata. Namun, dalam pelaksanaan kekuasaannya Presiden bertindak atas rekomendasi perdana menteri.
Menurut konstitusi negara itu, presiden membahas sesi gabungan parlemen, senat, dan Majelis Nasional pada awal setiap tahun parlemen untuk memberikan arahan kepada pemerintah tentang kebijakan nasional.