ISTANBUL
NATO mengatakan Selasa bahwa pihaknya melakukan latihan selama seminggu di Polandia yang berfokus pada manuver di lingkungan perkotaan.
Tentara Inggris sebagai bagian dari Forward Presence (eFP) Battlegroup NATO melakukan latihan di pantai Baltik Rusia, sekitar 60 kilometer dari perbatasan dengan Kaliningrad, antara Polandia dan Lithuania.
Pasukan yang ditugaskan ke eFP Battlegroups NATO secara teratur mengadakan kursus pelatihan untuk mempertajam keterampilan mereka sambil belajar bagaimana bekerja bersama tentara Sekutu, kata pernyataan itu.
EFP Battlegroup di Polandia dipimpin oleh AS, tambah NATO.
“Apa yang kami lakukan setiap hari adalah kami berlatih bersama. Dan seperti pada hari Senin tertentu, kami bangun, melakukan latihan fisik seperti setiap unit. Kami akan pergi ke lapangan, kami menembak, kami berlatih, kami berlatih komunikasi. Kami benar-benar berlatih bekerja sama,” kata Komandan Battlegroup Polandia Letnan Kolonel Craig Broyles, dalam pernyataan NATO.
“Tapi kami tidak pernah berjuang sendirian. Jadi fokus terbesar kami adalah benar-benar memahami cara kerja satu sama lain. Saya membantu memastikan bahwa kita dapat berkomunikasi satu sama lain dan kita berjuang bersama sebagai sebuah tim. Dan sekali lagi, semua yang kami persiapkan bersifat defensif,” tambah Broyles.
Sebelumnya, kapal perang angkatan laut Rusia menggelar latihan di lepas pantai Kaliningrad.
Pada pertemuan puncak 2016 di Warsawa, anggota NATO memutuskan untuk membangun kehadiran di blok timur.
Dikerahkan sepenuhnya pada Juli 2017, kehadiran NATO yang ditingkatkan terdiri dari empat kelompok tempur seukuran batalyon multinasional, yang disediakan oleh negara-negara kerangka kerja dan negara-negara anggota lainnya yang berkontribusi secara sukarela, sepenuhnya berkelanjutan dan bergilir.
Albania, Republik Ceko, Islandia, Italia, Montenegro, Polandia, Slovakia, Slovenia, dan Spanyol berkontribusi pada kelompok pertempuran yang dipimpin Kanada di Latvia.
Di Lituania, kelompok perang yang dipimpin Jerman diisi oleh Belgia, Republik Ceko, Islandia, Luksemburg, Belanda, dan Norwegia.
Denmark, Prancis, dan Islandia berkontribusi pada kelompok pertempuran yang dipimpin Inggris di Estonia, sementara Kroasia, Rumania, dan Inggris adalah bagian dari kelompok perang yang dipimpin AS di Polandia.