22 September 2018•Update: 23 September 2018
Zuhal Demirci
ANKARA
Pertemuan trilateral antara Turki, Rusia, dan Iran soal Suriah akan digelar di New York.
Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Jumat, saat jumpa pers bersama Menlu Suriname YIdiz Pollack-Beighle, di sela kunjungannya ke Suriname.
Cavusoglu mengatakan pertemuan trilateral itu adalah hasil perencanaan teknis di Ankara tiga hari lalu.
“Menurut kesepakatan Sochi, gencatan senjata harus dilaksanakan sepenuhnya dan solusi politik harus diutamakan,” kata Cavusoglu.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin menetapkan pembentukan zona perlucutan senjata 15- 20 kilometer (9.3-12.4 mil) di Idlib, benteng terakhir oposisi Suriah.
Ankara dan Moskow juga menandatangani nota kesepahaman yang menyerukan "stabilisasi" dari zona eskalasi de-Idlib, di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.
Di bawah pakta itu, kelompok-kelompok oposisi di Idlib akan tetap berada di Idlib. Sementara Rusia dan Turki akan melakukan patroli bersama di daerah itu untuk mencegah pertempuran baru.
Tentang hubungan bilateral dengan Suriname, Cavusoglu mengatakan Ankara ingin meningkatkan hubungan persahabatan dengan ibu kota Paramaribo, di semua bidang, terutama ekonomi.
Cavusoglu menambahkan perjalanan bebas visa akan meningkatkan hubungan bisnis dan meningkatkan volume perdagangan bilateral.
Turki dan Suriname sepakat untuk menandatangani rencana p