Muhammad Abdullah Azzam
09 Februari 2021•Update: 09 Februari 2021
Bilal Guler
ANKARA
Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif pada Senin bertemu dengan Martin Griffiths, utusan PBB untuk Yaman di Teheran, menurut media lokal.
Pembicaraan antara kedua pihak berfokus pada perang saudara Yaman dan perkembangan regional, lapor kantor berita resmi Iran, IRNA.
Griffiths tiba di ibu kota Iran pada Minggu untuk melakukan pertemuan dengan para pejabat di sana mengenai resolusi konflik Yaman selama tujuh tahun.
"Kunjungan tersebut adalah bagian dari upaya diplomatik Utusan Khusus PBB untuk mendukung solusi politik yang dinegosiasikan untuk konflik di Yaman yang memenuhi aspirasi rakyat Yaman," kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Griffiths.
Pada Sabtu, Perdana Menteri Yaman Maeen Abdulmalik mengatakan selama pertemuan dengan perwakilan Eropa bahwa tidak akan ada perdamaian dengan pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman tanpa tekanan internasional terhadap Teheran.
Yaman dilanda kekerasan dan ketidakstabilan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota Sanaa.
Koalisi yang dipimpin Saudi yang bertujuan untuk memulihkan pemerintah Yaman telah memperburuk situasi, dan menyebabkan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, di mana hampir 80 persen atau sekitar 30 juta rakyatnya membutuhkan bantuan dan perlindungan isu kemanusiaan dan lebih dari 13 juta orang terancam kelaparan.