ANTALYA
Masyarakat Armenia mendukung normalisasi hubungan negara mereka dengan Turki, kata Menteri Luar Negeri Armenia Ararat Mirzoyan kepada Anadolu Agency.
"Secara umum, penduduk Armenia ingin menormalkan hubungan," kata Mirzoyan dalam wawancara setelah berpartisipasi dalam Forum Diplomasi Antalya, di mana dia membahas upaya normalisasi kedua negara dengan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu.
Anadolu Agency menjadi mitra komunikasi internasional untuk forum tingkat tinggi selama tiga hari yang berakhir pada Minggu di kota Antalya.
Mirzoyan mengatakan hasil survei publik juga mencerminkan dukungan populer untuk pemulihan hubungan antara kedua negara yang lama berselisih dalam berbagai masalah.
Kelompok-kelompok tertentu di masyarakat Armenia dan Turki skeptis terhadap upaya normalisasi, kata dia, menggarisbawahi bahwa para pejabat di kedua belah pihak harus "mengambil tindakan politik untuk mengatasi masalah ini."
Pada Sabtu, pertemuan berlangsung antara Cavusoglu dan Mirzoyan di sela-sela Forum Diplomasi Antalya. Itu adalah kunjungan tingkat tinggi pertama dari Armenia ke Turki dalam satu dekade terakhir.
"Selama pertemuan saya dengan Menteri Cavusoglu, kami telah bertukar pandangan tentang kepekaan tertentu dan saya berharap itu akan diperhitungkan," kata Mirzoyan.
Latar belakang pertemuan forum
Dalam bulan-bulan menjelang Forum Diplomasi Antalya, baik Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan kesiapan untuk meluncurkan pembicaraan antara kedua negara, kemudian menunjuk perwakilan khusus untuk dialog dua arah.
Utusan dari Turki dan Armenia, Serdar Kilic dan Ruben Rubinyan, mengadakan pertemuan pertama mereka pada 14 Januari di Moskow, dan pertemuan kedua di Wina pada 24 Februari, setuju untuk melanjutkan negosiasi tanpa prasyarat yang bertujuan untuk normalisasi penuh hubungan.
“Saya berkunjung ke Antalya untuk berpartisipasi dalam Forum Diplomatik Antalya untuk menegaskan sekali lagi kemauan politik Pemerintah Republik Armenia untuk mencapai normalisasi penuh hubungan,” kata Mirzoyan.
Dia menambahkan bahwa upaya perbaikan hubungan dengan Turki ini bertujuan untuk “membuka era pembangunan yang damai dan berkelanjutan di kawasan ini."
Armenia 'siap menjalin hubungan diplomatik'
Terkait proses normalisasi saat ini, Mirzoyan mengatakan, "Secara keseluruhan, kami menganggapnya positif."
"Armenia siap menjalin hubungan diplomatik dan membuka perbatasan," ujar dia.
"Saya senang mendengar kabar dari rekan Turki saya bahwa ada kemauan politik di pihak mereka untuk memimpin proses ke tujuan itu juga," sebut dia.
"Di tengah situasi dunia yang berkembang pesat, saya yakin kita tidak perlu ragu untuk mengambil langkah nyata," tutur Mirzoyan.
Mengenai manfaat dari proses normalisasi, menlu Armenia mengatakan rakyat sudah mendapat manfaat dari penerbangan langsung antara Istanbul dan Yerevan, ibu kota Armenia.
“Pembukaan perbatasan akan berdampak positif pada konektivitas, perdagangan dan hubungan ekonomi antara kedua negara, hubungan antar-masyarakat, dan stabilitas keseluruhan di kawasan ini,” tukas dia.
news_share_descriptionsubscription_contact
