25 Oktober 2017•Update: 26 Oktober 2017
Ahmet Sait Akcay
ANKARA
Lebih dari 260 juta anak-anak di seluruh dunia tidak memiliki akses terhadap pendidikan, sebut sebuah laporan UNESCO yang dirilis Selasa.
Laporan Global Education Monitoring (GEM) itu adalah bagian dari Agenda 2030 untuk mewujudkan perkembangan berkelanjutan. Laporan itu dibuat berdasarkan studi data dari 128 negara-negara selama durasi waktu 2010 hingga 2015.
Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova mendorong untuk usaha bersama-sama mengatasi kegagalan ini.
"Hari ini terdapat hingga 264 juta anak-anak yang tidak bersekolah. Ini adalah kegagalan yang harus kita hadapi bersama-sama, karena pendidikan adalah tanggung jawab semua dan kemajuan hanya bisa dicapai bila kita bekerja bersama," jelas Bokova.
Bokova juga mengatakan laporan itu menunjukkan kurang dari satu dari empat anak-anak muda bersekolah hingga jenjang SMA di 40 negara.
"Hanya di 14 negara terdapat setidaknya 90 persen anak-anak muda yang bersekolah hingga SMA," terang dia. "Pemerintah memegang tanggung jawab besar dalam membuka akses terhadap pendidikan, namun hak ini tidak diterima anak-anak di berbagai negara."
Kebijakan-kebijakan baru harus diterapkan untuk mengatasi masalah pendidikan ini, menurut Bokova, "untuk menerapkan hak memperoleh pendidikan dan membuat pemerintah bertanggung jawab atas komitmen-komitmen mereka".