Maria Elisa Hospita
26 Maret 2019•Update: 26 Maret 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Klaim Jepang atas Kepulauan Dokdo, kepulauan yang menjadi sengketa antara Jepang dan Korea Selatan, telah berubah menjadi perseteruan diplomatik antara kedua negara.
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada Selasa menolak klaim bahwa Kepulauan Dokdo adalah milik Jepang.
Menurut kantor berita Yonhap, klaim itu tertera dalam buku-buku pelajaran untuk tingkat sekolah dasar di Jepang.
"Kementerian Luar Negeri [Korea Selatan] mendesak Jepang untuk menarik dan merevisi buku-buku itu dengan menyebutkan bahwa pulau-pulau yang terletak di Laut Timur tersebut adalah milik Korea Selatan," papar Yonhap.
“Pemerintah mengecam otoritas Jepang yang mengeluarkan klaim yang salah tentang Dokdo, yang berdasarkan sejarah, geografis, dan hukum internasional termasuk wilayah kami," tegas Kim In-chul, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korsel.
Pernyataan itu dikeluarkan setelah Kementerian Pendidikan Jepang hari ini menerbitkan puluhan buku pelajaran yang rencananya akan digunakan mulai tahun depan.
"Jepang harus mengakui bahwa buku-buku pelajaran semacam itu akan membawa dampak negatif pada masa depan hubungan kedua negara," tambah Kim.
Korea, yang dijajah Jepang selama tahun 1910-1945, kerap melayangkan kritik atas pernyataan atau tindakan para pejabat Jepang terkait masalah sejarah dan wilayah.