Chandni
05 Maret 2018•Update: 06 Maret 2018
Şerife Çetin
BRUSSEL
Turki adalah sekutu penting untuk NATO yang telah memberikan banyak kontribusi, kata Duta Besar Turki dan Asisten Sekretaris Jenderal untuk Diplomasi Publik Tacan Ildem pada Senin.
"Turki, yang menjadi anggota aliansi NATO sejak 1952, tetap menjadi sekutu yang selama ini memberikan kontribusi berharga bagi perkumpulan NATO dan juga terletak di titik geografi yang penting," kata Ildem kepada Anadolu Agency.
"Kontribusi Turki membantu dalam misi dan operasi NATO di Afghanistan dan Kosovo serta perang melawan Daesh," lanjutnya.
Dia juga mengatakan NATO turut mendukung Turki lewat jalur laut dan udara, serta mendongkrak pertahanan udara Turki dengan sistem pertahanan misil.
Ildem mengatakan Turki adalah satu-satunya negara anggota NATO yang paling terdampak oleh terorisme.
"NATO berpegang pada prinsip kebersamaan dan solidaritas di muka teror," jelas Ildem.
Selain itu, Ildem juga mengatakan NATO sedang bersiap-siap untuk pertemuan Brussel pada Juli nanti, yang akan mengundang presiden-presiden negara anggota.
Dia mengatakan menteri-menteri luar negeri NATO akan berkumpul pada April dan para menteri pertahanan akan mengadakan rapat pada Juni.
Antara lain, hubungan antara NATO dan Uni Eropa akan menjadi salah satu topik yang dibahas pada pertemuan Juli.