Turki, Politik, Dunia

Ketua parlemen Turki: Hubungan Turki-Azerbaijan sangat erat

Turki ingin berperan aktif dalam rekonstruksi wilayah Karabakh setelah konflik selama bertahun-tahun, kata ketua parlemen Turki di ibu kota Azerbaijan

Ertuğrul Subaşı   | 29.07.2021
Ketua parlemen Turki: Hubungan Turki-Azerbaijan sangat erat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kedua kanan) dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev (kanan) memeriksa pasukan penjaga kehormatan sebelum pertemuan mereka di Istana Pemuda, di Baku, Azerbaijan pada 10 Desember 2020. ( Murat Cetinmuhurdar - Anadolu Agency )

Ankara

BAKU, Azerbaijan

Ungkapan terkenal tentang hubungan Turki dan Azerbaijan bagai “satu bangsa, dua negara” bukan hanya slogan saja tetapi “realitas”, kata Ketua Parlemen Turki Mustafa Sentop pada Rabu.

Bukti paling nyata dari hubungan dekat ini adalah dukungan Turki untuk Azerbaijan selama konflik tahun lalu di Nagorno-Karabakh, kata Sentop kepada wartawan di ibu kota Azerbaijan, Baku, setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Azerbaijan Jeyhun Bayramov.

Baru-baru ini Sentop bertemu dengan pengusaha Turki dan perwakilan LSM.

Dia menekankan bahwa hubungan antara Turki dan Azerbaijan juga penting bagi republik-republik Turki di Asia Tengah.

Sentop mengungkapkan bahwa perjalanan antara kedua negara hanya menggunakan kartu identitas pribadi – tanpa perlu paspor – mulai April ini, dan negosiasi untuk mempermudah perdagangan bebas sedang berlangsung.

Menekankan rekonstruksi wilayah Karabakh setelah konflik juga membawa keuntungan, Sentop mengatakan bahwa Turki ingin mengambil peran yang lebih besar dalam proses rekonstruksi tersebut.

Investasi dan kegiatan ekonomi di Kaspia penting bagi Turki karena hubungan ekonomi dan perdagangan menjadi lebih signifikan bagi kedua negara, tutur dia.

Azerbaijan mengamati dengan seksama perkembangan untuk mewujudkan koridor Zangezur, yang akan menghubungkan Azerbaijan dengan Nakhchivan, kata Sentop.

Dia mengatakan bahwa proyek ini penting bagi Turki, karena akan menghubungkan negara itu dengan Azerbaijan dan republik-republik Turki di Asia Tengah melalui darat.

Menceritakan bagaimana volume perdagangan antara kedua negara diharapkan mencapai USD15 miliar pada 2023, ketua parlemen Turki menambahkan bahwa tujuan ini juga dapat dicapai jauh sebelum tahun itu.



Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın