Rhany Chairunissa Rufinaldo
30 Oktober 2018•Update: 30 Oktober 2018
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Kedutaan Turki di Washington, D.C merayakan Hari Republik ke-95 dalam sebuah acara.
Acara dimulai dengan memutar lagu kebangsaan kedua negara.
Dalam sambutannya, Duta Besar Serdar Kilic membacakan pesan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kepada para tamu.
Dalam pesannya, presiden menyampaikan terima kasih kepada para anggota parlemen yang telah melakukan upaya-upaya untuk pembebasan, pembangunan, pertumbuhan dan penguatan negara sejak berdirinya parlemen pada 23 April 1920.
"Semoga Allah memberi rahmat kepata semua leluhur, pejuang dan veteran yang telah menumpahkan darah untuk memperjuangkan setiap inci wilayah Anatolia, tanah air kami," kata Erdogan.
"Kami akan terus bekerja dengan semua kekuatan kami agar Republik Turki dapat berdiri selamanya, sementara kita mencapai hari jadi ke-95. Dengan pikiran ini, saya mengucapkan selamat Hari Republik," katanya.
Salah seorang tamu yang menghadiri acara tersebut adalah Asisten Deputi Sekretaris Matthew Palmer, yang menyampaikan ucapan selamat dari Presiden AS Donald Trump dalam sebuah pesan untuk hari jadi tersebut.
"Sementara negara Anda merayakan hari jadi Republik Turki ke-95, kemitraan antara Amerika Serikat dan Turki - sekutu NATO sejak 1952 - tetap penting," kata Trump dalam pesannya.
Dia mengatakan bahwa hubungan ekonomi, politik dan budaya antara kedua negara terus menguntungkan masyarakat kedua negara.
"Sementara Anda dengan bangga memperingati hari jadi ini, rakyat Amerika mendoakan yang terbaik untuk teman-teman Turki kami."
Proklamasi resmi Republik Turki oleh Mustafa Kemal Ataturk berlangsung pada 29 Oktober 1923, ketika nama bangsa dan statusnya sebagai sebuah republik dinyatakan.
Pemungutan suara kemudian digelar di Majelis Nasional dan Ataturk terpilih sebagai presiden pertama Republik Turki dengan suara bulat.
Sejak itu, Turki merayakan Hari Republik setiap tahun pada 29 Oktober.
Pada Senin, Presiden Erdogan, pejabat negara, petinggi militer dan pemimpin oposisi meletakkan karangan bunga di Anitkabir, makam pendiri Republik Turki, Mustafa Kemal Ataturk di Ankara.