Maria Elisa Hospita
27 September 2019•Update: 30 September 2019
Muhammet Kursun
TEHERAN
Sebuah kapal tanker minyak Inggris meninggalkan perairan Iran pada Jumat setelah ditahan selama lebih dua bulan di sana.
Kapal Stena Impero meninggalkan kota pelabuhan Bandar Abbas ke Koridor Lalu Lintas Maritim Internasional Teluk Persia.
"Komandan dan awak kapal telah membuat komitmen resmi dan tertulis bahwa mereka tidak memiliki klaim," papar kantor berita IRNA.
Pada Senin, juru bicara pemerintah Iran Ali Rabiei mengatakan kapal tanker minyak itu dibebaskan dan diperbolehkan untuk menyelesaikan perjalanannya.
Pada 19 Juli, pemerintah Iran menyita kapal tanker minyak Inggris di perairan Teluk "karena menyalahi aturan maritim".
Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan Iran dan AS karena Washington mundur dari kesepakatan nuklir dan menerapkan sanksi ke Teheran.
Hubungan Washington-Teheran memanas setelah Washington menuding Iran menyerang fasilitas produksi minyak Arab Saudi pada 14 September.
*Ditulis oleh Mahmoud Barakat