Muhammad Abdullah Azzam
31 Mei 2019•Update: 01 Juni 2019
Hussein Mahmoud Ragab Elkabany, Gülşen Topçu
MEKAH
Resolusi dari KTT darurat negara-negara Arab yang dihadiri oleh 21 pemimpin negara Arab mengecam aksi-aksi intervensi Iran di kawasan Teluk.
Melalu deklarasi penutupan KTT luar biasa negara Arab yang diadakan setelah KTT Luar Biasa Dewan Kerjasama Teluk (GCC), negara-negara Arab mengecam tindakan intervensi Iran di wilayah Teluk Iran.
Menurut resolusi pertemuan Arab tersebut, mereka mengecam peluncuran rudal balistik Iran dari Yaman ke Arab Saudi, pendudukan Iran di pulau-pulau Uni Emirat, intervensi Iran dalam urusan internal Bahrain serta mendukung organisasi teroris di sana.
Sementara masalah Palestina yang merupakan masalah utama dunia Arab menjadi pembahasan kedua setelah pengecaman terhadap Iran.
Negara-negara Arab menekankan komitmen mereka terhadap keputusan yang diambil pada KTT Arab sebelumnya terkait Palestina.
KTT Arab erat merujuk pada Rencana Perdamaian Arab, yang diadopsi pada tahun 2002 di KTT di Beirut, ibu kota Lebanon. Rencana Perdamaian tersebut berusaha mencegah pendudukan Israel atas tanah-tanah Arab, pembentukan negara Palestina dengan ibukota Yerusalem Timur, penyelesaian masalah pengungsi Palestina secara adil dan membentuk hubungan normal dengan Israel.
Setelah menggelar KTT GCC dan Arab, hari ini akan diselenggarakan KTT luar biasa Organisasi Kerjasama Islam ke-14 di Makkah.