Rhany Chairunissa Rufinaldo
28 Agustus 2018•Update: 29 Agustus 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Seorang hakim federal memperpanjang larangan menerbitkan instruksi untuk senjata cetak 3-D pada Senin, memberikan kemenangan kepada kelompok kontrol senjata terhadap pemerintahan Donald Trump.
Pemerintah mencapai kesepakatan pada Juni dengan organisasi nirlaba Defense Distributed yang berbasis di Texas untuk mengirim instruksi online tentang pembuatan senjata yang terbuat dari plastik dan jauh lebih sulit untuk dideteksi.
Sebagai tanggapan, 19 negara bagian AS termasuk Washington DC, menggugat administrasi Trump, mengatakan bahwa instruksi online akan memungkinkan akses ke senjata tanpa peraturan yang tepat.
"Perjanjian penyelesaian yang dihasilkan, jika dilakukan, akan mengancam keamanan dan pertahanan nasional Amerika Serikat, dengan mengotorisasi pengunggahan dan pengunduhan file-file komputer yang memungkinkan pembuatan senjata api rumahan yang berbahaya oleh siapa pun dan di manapun di dunia," Pusat Pencegahan Kekerasan Senjata Api Brady menulis dalam surat kepada hakim di Texas.
Hakim Robert Lasnik mengeluarkan larangan sementara pada 31 Juli untuk distribusi perencanaan pembuatan senjata beberapa jam sebelum diluncurkan, dengan alasan bahwa ada masalah Amandemen Pertama yang serius.
Larangan itu ditetapkan akan berakhir pada Senin, tetapi Lasnik memperpanjangnya sampai kasus itu sepenuhnya diselesaikan.