10 Juli 2017•Update: 10 Juli 2017
Roy Ramos
ZAMBOANGA CITY, Filipina
Sedikitnya 50 siswa pingsan setelah gempa berkekuatan 5,4 skala Richter mengguncang provinsi Leyte di Filipina Tengah Senin pagi, menurut sebuah stasiun radio setempat.
Goncangan gempa melanda kota Ormoc pada pukul 9.41 pagi (0141 GMT) pada hari Senin, dianggap sebagai gempa susulan dari gempa berkekuatan 6,5 skala richter yang mengguncang provinsi tersebut pada hari Kamis lalu dan menewaskan dua orang.
Sebuah stasiun radio lokal melaporkan bahwa beberapa ambulan dan dokter bergegas ke sekolah tinggi nasional Ormoc untuk memberikan pertolongan pertama setelah puluhan siswa pingsan karena gempa.
GMA news mengutip pernyataan Walikota Ormoc City Richard Gomez yang mengatakan bahwa beberapa siswa diberi pertolongan medis darurat.
Getaran gempa juga dirasakan di kota-kota terdekat lainnya.
Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina telah mencatat lebih dari 500 gempa susulan sejak Kamis.
Menurut Badan Penanggulangan Resiko Bencana Nasional, selain dua korban jiwa, gempa juga menyebabkan 200 orang mengalami luka-luka dan lebih dari 1.000 rumah dinyatakan rusak.
Kepulauan Filipina terletak di sepanjang "Cincin Api" Samudra Pasifik, di mana sejumlah besar gempa bumi dan letusan gunung berapi terjadi.