Astudestra Ajengrastrı
22 Juli 2018•Update: 23 Juli 2018
Emre Aytekin
ANKARA
Setidaknya 11 orang meninggal dunia karena gelombang panas yang terus melanda Jepang, lapor media lokal pada Minggu.
Menurut Kantor Berita Kyodo, para korban -- mayoritas warga berusia lanjut usia -- tewas pada Sabtu, diduga karena gelombang panas yang mencapai 40 derajat Celcius.
Menurut Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo, sebanyak 3.091 ambulans dikirim ke Tokyo pada Sabtu -- pengiriman terbesar sejak departemen ini memulai operasi medis pada 1936.
Selama dua pekan pertama Juli ini, 30 orang kehilangan nyawa karena gelombang panas sementara 12.000 lainnya dilarikan ke rumah sakit karena penyakit yang berhubungan dengan temperatur tinggi.
Badan meteorologi memprediksi gelombang cuaca panas ini akan berlanjut dalam beberapa pekan mendatang.