Pizaro Gozali Idrus
25 April 2020•Update: 27 April 2020
Ali Murat Alhas
ISTANBUL
Presiden Turki melalukan perbincangan dengan 19 pemimpin dunia melalui telepon dan turut serta dalam tiga KTT melalui telekonferensi sejak awal pandemi virus korona yang telah merenggut puluhan ribu nyawa manusia di seluruh dunia.
Melalui Twitter, Kepresidenan Turki menyampaikan informasi upaya Recep Tayyip Erdogan selama ini dalam berbincang dengan komunitas internasional selama wabah.
Menurut posting itu, Erdogan telah mengadakan pembicaraan telepon dengan pemimpin tinggi China, Makedonia Utara, Bulgaria, Serbia, Republik Turki Siprus Utara, Ethiopia, Georgia, Jepang, AS, Rusia, Prancis, Uzbekistan, Iran, Italia, Ekuador, Somalia, Kanada, Jerman, dan Qatar.
Pada 17 Maret, Erdogan mengadakan pertemuan segi empat dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.
Pada tanggal 26 Maret, dia berpartisipasi dalam pertemuan virtual para pemimpin G20 terkait virus korona.
Erdogan juga menghadiri konferensi luar biasa Dewan Turki melalui video tentang kerja sama dan solidaritas dalam menghadapi virus korona pada 10 April.
Pada Jumat, Turki mencatat hampir 105.000 kasus Covid-19 dengan angka kematian nasional di 2.600 dan dekat 22.000 pemulihan.
Lebih dari 2,78 juta kasus telah dilaporkan di 185 negara sejak virus ini muncul di China pada Desember lalu.
Eropa dan AS menjadi wilayah paling terdampak di dunia.
Jumlah kematian global telah mencapai lebih dari 195.000, sementara pasien sembuh mendekati 766.000, menurut data Johns Hopkins University, AS.