Maria Elisa Hospita
09 Juni 2020•Update: 10 Juni 2020
Michael Hernandez
WASHINGTON
Di tengah meningkatnya seruan warga Amerika Serikat agar departemen kepolisian di seluruh negeri dibubarkan, Presiden Donald Trump menegaskan bahwa hal itu tidak akan terjadi.
"Kami tidak akan membubarkan ataupun berhenti mendanai departemen kepolisian," tegas Trump.
"Dengan adanya polisi, kita bisa hidup dengan damai. Jangan sampai insiden baru-baru ini merusak segalanya. Orang-orang yang terlibat dalam aksi brutalisme itu hanya 1 persen dari seluruh polisi. Saya yakin 99 persen lainnya adalah orang-orang hebat dan mereka sudah melakukan pekerjaan yang luar biasa sejauh ini," imbuh dia.
Kematian George Floyd pada 25 Mei telah memantik amarah warga terhadap kebrutalan polisi dan rasisme.
Aksi protes di seluruh negeri terus berlangsung selama dua pekan berturut-turut. Para pengunjuk rasa mendesak pembubaran departemen kepolisian atau penyetopan dana ke polisi.
Di Minneapolis, kota asal Floyd, mayoritas anggota Dewan Kota mendukung pembubaran departemen kepolisian setempat.
Namun, Wali Kota Jacob Frey menentang usulan tersebut.