Marıa Elısa Hospıta
14 Januari 2020•Update: 15 Januari 2020
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
China setuju untuk mengimpor sejumlah besar barang dari Amerika Serikat.
Keputusan itu diambil sementara Beijing dan Washington hampir mencapai kesepakatan dagang tahap pertama.
Menurut South China Morning Post yang berbasis di Hong Kong, Beijing akan membeli barang senilai USD200 miliar dari empat industri AS selama dua tahun ke depan.
Harian itu juga menyebutkan bahwa Beijing akan membeli produk manufaktur AS dengan target impor sebesar USD75 miliar.
Dalam kesepakatan tersebut, Beijing juga akan mengimpor dari sektor energi di AS senilai USD50 miliar, dari bidang pertanian USD40 miliar, dan bidang layanan dan jasa USD35 miliar.
Wakil Perdana Menteri China sekaligus kepala negosiator Beijing Liu He mendarat di Washington pada Selasa, sehingga penandatangan kesepakatan itu kemungkinan akan berlangsung pada Rabu.
Selama dua tahun terakhir, dua kekuatan ekonomi utama dunia itu telah terlibat dalam perang dagang.