Maria Elisa Hospita
26 Agustus 2019•Update: 27 Agustus 2019
Vakkas Dogantekin
ANKARA
Presiden Brasil mengecam negara-negara yang membombardir negara Amerika Selatan itu terkait penanganan kebakaran hutan Amazon selama sepekan lalu.
Jair Bolsonaro merilis sebuah "pesan untuk Brasil dan dunia terkait kampanye disinformasi yang bertujuan merusak kedaulatan bangsa" pada Rabu malam.
Dia mengatakan tidak ada negara atau individu lain yang bisa menghargai pentingnya hutan hujan Amazon lebih daripada Brasil sendiri.
Bolsonaro menegaskan pemerintahannya menentang "penggundulan hutan ilegal" di Amazon dan berjanji untuk memerangi seluruh aktivitas kriminal.
Namun, dia menambahkan bahwa 20 juta warga Brasil yang tinggal di Amazon berhak mendapatkan manfaat dari kekayaan hutan tersebut.
Menurut Bolsonaro, Brasil telah memimpin banyak negara dalam kebijakan lingkungan dengan visi dan misinya dalam perlindungan vegetasi.
"Beberapa negara maju, di sisi lain, belum dapat berkomitmen sesuai dengan Perjanjian Paris," kata Bolsonaro.
Pada Desember 2015, pihak-pihak Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim PBB (UNFCCC) mencapai kesepakatan penting untuk menghadapi perubahan iklim, sekaligus mengintensifkan perwujudan masa depan yang minim karbon.