Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 September 2019•Update: 03 September 2019
Betul Yuruk
NEW YORK
Perdana Menteri Bahama Hubert Minnis mengatakan Badai Dorian yang menghantam negara kepulauan itu pada Senin menewaskan 5 orang.
Dalam sebuah konferensi pers, Minnis mengungkapkan bahwa badai yang merayap melintasi Samudra Atlantik menuju daratan Amerika Serikat itu juga melukai sedikitnya 21 orang.
"Dorian masih menjadi badai yang sangat berbahaya," kata Minnis, melalui Twitter.
Dia menambahkan bahwa laporan dari Kepulauan Abaco di Bahama utara menunjukkan tingkat kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Badai yang melaju dengan kecepatan angin 295 kilometer per jam itu merupakan salah satu badai paling kuat yang pernah tercatat dalam sejarah Samudra Atlantik.
Sebelumnya, Pusat Badai Nasional telah mengeluarkan peringatan badai untuk sebagian pantai timur Florida, Amerika Serikat.
Presiden Donald Trump juga telah membatalkan kunjungannya ke Polandia ketika Badai Dorian mendekati daratan AS.