Pizaro Gozali İdrus
10 Januari 2019•Update: 10 Januari 2019
Pizaro Gozali
JAKARTA
Menteri Dalam Negeri Australia Peter Dutton telah mengusulkan adanya daftar penjahat seksual terhadap anak-anak yang berlaku secara nasional sehingga para nama dan foto para pelanggar akan ditampilkan dan bisa dilihat oleh umum.
Dutton telah mengirimkan surat kepada semua pemerintah negara bagian di Australia mendesak mereka guna mendukung usulan tersebut.
Menurut Dutton, daftar ini akan memudahkan para orang tua mengetahui apakah ada penjahat seksual di sekitar mereka.
"Mengurangi ancaman eksploitasi terhadap anak-anak adalah prioritas utama saya sebagai Menteri Dalam Negeri," kata Dutton pada Rabu seperti dilansir ABC.
Rincian yang bisa dimasukkan dalam daftar penjahat seksual anak-anak itu termasuk nama pelaku, tanggal lahir, foto, apa yang pernah mereka lakukan, dan lokasi tempat tinggal.
Data-data ini harus dikumpulkan oleh pemerintah negara bagian, dan itulah mengapa pemerintah Federal Australia memerlukan bantuan mereka.
Di negara bagian Australia Barat saat ini, warga bisa melakukan pencarian untuk mengetahui apakah penjahat berbahaya yang kemungkinan melakukan pelanggaran tinggal di sekitar pemukiman mereka.
Dutton mengatakan sudah ada beberapa aturan yang memungkinkan munculnya informasi mengenai pedofil yang telah dibebaskan.
Namun sistem yang berlaku secara nasional akan bisa membuat warga lebih sadar akan keberadaan mereka.
Masih belum jelas apakah semua penjahat seksual anak-anak akan dimasukkan ke dalam daftar atau hanya pelaku beberapa pelanggaran saja.
Pelaku yang berusia di bawah 18 tahun tidak akan dimasukkan ke dalam daftar tersebut.
Senator Derryn Hinch yang dulunya bekerja sebagai penyiar televisi di Australia sudah lama mendukung dan melakukan kampanye mendukung daftar nasional pelaku kejahatan seksual ini.
"Saya sekarang bisa meninggalkan dunia ini dengan senang hati, inilah satu-satunya alasan mengapa saya masuk ke dunia politik." kata Hinch mengenai rencana Menteri Dutton tersebut.