Abdul-Jabbar Abu Ras
11 Oktober 2021•Update: 13 Oktober 2021
Perwakilan pemerintah Afghanistan dan pemerintah AS bertemu pada Sabtu di ibukota Qatar, Doha.
Ini pertemuan pertama mereka sejak penarikan pasukan AS dari Afghanistan pada Agustus.
Pertemuan itu membahas hubungan bilateral antara Kabul dan Washington, pelaksanaan perjanjian Doha, bantuan kemanusiaan, dan aset Afghanistan yang dibekukan oleh AS, kata Amir Khan Muttaqi, menteri luar negeri di kabinet sementara Taliban.
"Kami dengan jelas mengatakan kepada mereka bahwa mencoba mengacaukan pemerintah di Afghanistan tidak baik untuk siapa pun," kata Muttaqi kepada kantor berita negara Afghanistan Bakhtar setelah pembicaraan.
Seorang pejabat senior AS mengatakan pertemuan dengan delegasi Taliban tidak mengangkat masalah pengakuan pemerintah Taliban.
Pihak berwenang Qatar belum mengomentari hasil pertemuan Taliban-AS.
Sementara itu, pejabat Menteri Penerangan dan Kebudayaan dan juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan delegasi Afghanistan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dan membahas hubungan bilateral mereka dan proyek-proyek ekonomi di Afghanistan.
Taliban mendapatkan kembali kendali atas Kabul pada 15 Agustus setelah pemerintahan sebelumnya yang didukung Barat jatuh dan para pejabatnya melarikan diri ke luar negeri.
Taliban sebelumnya memerintah Afghanistan dari tahun 1996 hingga 2001 ketika pasukan asing pimpinan AS menyerbu negara itu untuk memburu Al-Qaeda dan kelompok militan lainnya.
*Ditulis oleh Ahmed Asmar di Ankara