Marıa Elısa Hospıta
30 Januari 2020•Update: 31 Januari 2020
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan bahwa staf diplomatik dan warga sudah dipulangkan dari Kota Wuhan, China.
"Pesawat yang membawa diplomat dan warga sipil sudah sampai di California. Begitu mendarat, mereka langsung diperiksa oleh staf medis setempat," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus lewat sebuah pernyataan.
Lewat pernyataan yang sama, dia menegaskan bahwa warga AS dilarang bepergian ke China, kecuali sifatnya darurat.
Pemerintah AS sudah membentuk satuan tugas untuk menangani pencegahan penyebaran coronavirus.
"Kami baru saja menerima pengarahan tentang wabah virus dari China. Kami akan terus bekerja sama dengan pihak China dan memantau situasi terbaru," kata Donald Trump saat memimpin rapat satgas pada Kamis pagi.
Virus, yang pertama kali diidentifikasi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China telah menyebabkan setidaknya 170 kematian di China, sementara hampir 7.711 lainnya terinfeksi.
Virus ini dilaporkan telah menyebar ke setiap provinsi di China dan menjadi perhatian global karena telah menyebar ke Asia, Eropa, Amerika, dan Timur Tengah.
*Ditulis oleh Fahri Aksut