Hayati Nupus
01 Mei 2020•Update: 02 Mei 2020
Jeyhun Aliyev
ANKARA
Amerika Serikat berterima kasih kepada Turki atas bantuan medis yang dikirimkan untuk memerangi wabah Covid-19 di negara itu, yang telah merenggut setidaknya 63.000 nyawa, ujar Menteri Kesehatan Turki pada Kamis malam.
“Kami melakukan panggilan telepon hari ini dengan Sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan AS, Alex Azar. Dia berterima kasih atas bantuan medis yang diinstruksikan Presiden kami [Recep Tayyip Erdogan],” kata Fahrettin Koca lewat Twitter.
Secara rinci, Koca menjelaskan kepada kolega AS-nya bahwa metode perawatan yang dikembangkan Turki adalah langkah-langkah yang diambil agar pandemi di negara itu segera berakhir.
Pesawat kargo militer Turki yang membawa pasokan medis untuk pengiriman kedua berangkat ke AS pada Kamis.
Pengiriman pertama pasokan medis, termasuk masker, pelindung wajah, masker N95 dan hazmat, telah dikirim pada Selasa.
Turki telah mengirim bantuan medis ke setidaknya 57 negara, termasuk yang negara dengan paparan virus terparah seperti Inggris, Spanyol, dan Italia.
Sejak pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember lalu, virus korona baru, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, telah menyebar ke sedikitnya 200 negara dan wilayah.
Lebih dari 3,26 juta kasus telah dilaporkan di seluruh dunia, dengan jumlah kematian sekitar 233.000 dan lebih dari satu juta pemulihan, menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di AS.