Maria Elisa Hospita
18 Februari 2021•Update: 20 Februari 2021
Michael Hernandez
WASHINGTON
Amerika Serikat akan membayar iuran lebih dari USD200 juta ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekaligus membatalkan keputusan mantan presiden AS Donald Trump untuk meninggalkan WHO.
"Dana, termasuk iuran wajib, akan dibayarkan akhir bulan ini," kata Menteri Luar Negeri Anthony Blinken kepada Dewan Keamanan PBB pada Rabu.
"Ini mencerminkan komitmen baru kami untuk memastikan WHO memiliki dukungan yang dibutuhkan untuk memimpin penanganan pandemi," lanjut dia.
Selain itu, pemerintahan Biden berencana memberikan "dukungan keuangan yang signifikan" untuk program vaksin COVAX PBB.
Tahun lalu, Trump secara sepihak menarik keanggotaan AS dari WHO, dan menuduh badan kesehatan itu bekerja sama dengan China.
Sementara itu, Blinken mengakui WHO membutuhkan reformasi yang signifikan, sekaligus meyakini bahwa dukungan AS sangat penting dalam memerangi pandemi.
Menlu AS juga menekankan bahwa laporan ahli yang akan datang dari WHO tentang asal-usul virus "harus independen dan berdasarkan pada sains dan fakta".
"Untuk lebih memahami pandemi ini dan bersiap untuk pandemi berikutnya, semua negara harus menyediakan data dari hari-hari awal wabah," ujar Blinken.
"Ke depannya, semua negara harus berpartisipasi dalam proses yang transparan untuk mencegah dan menanggapi keadaan darurat kesehatan, sehingga dunia belajar sebanyak mungkin dan secepat mungkin," kata dia lagi.