Pizaro Gozali İdrus
15 November 2017•Update: 16 November 2017
JAKARTA
Arab Saudi sedang gencar memerangi korupsi dengan membentuk lembaga anti korupsi yang diketuai Pangeran Muhammad bin Salman.
"Ini adalah reformasi yang sedang dibangun Saudi dan tentu sesuai dengan arahan Raja Salman," ujar Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Muhammad Abdullah al Suhaibi di Jakarta, Rabu.
Selama ini para investor takut menanamkam investasi karena maraknya korupsi. Diharapkan laju investasi akan berjalan mulus dengan hilangnya praktik korupsi di Saudi.
"Hal ini sebagai jaminan untuk investasi sesuai dengan Visi 2030 Saudi. Apalagi kami sedang membangun kawasan ekonomi," ujar dia.
Menurut Osama, berkat perang terhadap korupsi, Arab Saudi berhasil mengembalikan dana miliaran dollar. Semuanya tetap diproses tanpa pandang bulu. Mau pejabat lama maupun baru, jika bersalah akan diadili.
Pemilihan Pangeran Muhammad bin Salman sebagai ketua lembaga anti korupsi bukanlah tanpa alasan. Dengan diketuai anak Raja, Saudi berharap pemberantasan korupsi dapat berjalan maksimal.
"Ini bukanlah masalah politis," kata dia