Dunia

Arab Saudi, Bahrain sambut baik sanksi AS terhadap minyak Iran

Pada Senin, AS mengatakan akan mengakhiri keringanan sanksi terhadap delapan negara yang mengimpor minyak dari Iran

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 24.04.2019
Arab Saudi, Bahrain sambut baik sanksi AS terhadap minyak Iran Ilustrasi: Eksplorasi minyak bumi. (Foto file - Anadolu Agency)

Riyad

RIYADH 

Arab Saudi dan Bahrain pada Selasa menyambut langkah Amerika Serikat untuk memperketat sanksi terhadap ekspor minyak Iran.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita SPA, Menteri Luar Negeri Saudi Ibrahim al-Assaf menegaskan kembali dukungan penuh kerajaan terhadap keputusan AS sebagai langkah penting untuk memaksa rezim Iran menghentikan kebijakan yang tidak stabil dan dukungan terorisme di seluruh dunia.

Dia menggarisbawahi upaya Saudi dalam menstabilkan pasar minyak setiap saat, berkoordinasi dengan produsen minyak lainnya untuk memastikan bahwa pasokan minyak yang cukup tersedia untuk konsumen.

Bahrain juga mengikuti jejak Saudi dalam memuji langkah AS.

Menurut kantor berita BNA, Bahrain mengatakan langkah itu perlu dan penting, yang akan mendukung dan memperkuat upaya mengeringkan sumber-sumber dana terorisme dan mengatasi peran berbahaya yang dimainkan Iran dalam mengganggu stabilitas keamanan dan stabilitas.

Pada Senin, Washington mengumumkan akan mengakhiri keringanan sanksi terhadap delapan negara - Turki, China, Yunani, India, Italia, Jepang, Korea Selatan dan Taiwan - yang mengimpor minyak dari Iran.

Terhitung sejak 2 Mei, tidak ada negara di dunia yang bisa membeli minyak Iran karena sanksi baru AS.

Presiden Donald Trump memberlakukan kembali sanksi terhadap ekspor minyak Iran pada November, setelah Washington menarik diri dari kesepakatan Nuklir Iran 2015 antara Teheran, Washington dan lima negara lainnya.

Pemerintah kemudian mengumumkan akan memberikan keringanan 180 hari, yang disebut Pengecualian Pengurangan Signifikan (SRE), kepada delapan negara untuk membantu mereka menghentikan pasokan minyak Iran.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın