Rıskı Ramadhan
29 Mei 2018•Update: 30 Mei 2018
Esat Firat
YERUSALEM
Edy Cohen, seorang akademisi dan analis Israel mengklaim bahwa lobi Yahudi adalah penyebab volatilitas nilai tukar lira Turki terhadap dolar Amerika Serikat.
Cohen yang merupakan staf pengajar di Universitas Bar-Ilan Israel sekaligus seorang analis di Pusat Kajian Strategis Begin-Sadat, membagikan cuitan dalam bahasa Arab dengan tagar "Bantulah lira Turki".
"Lira Turki telah jatuh ke level terendah dalam sejarah Turki," cuit Cohen.
Dia mengklaim duta besar Israel mendapat penghinaan di bandara Turki saat akan kembali ke negaranya.
Kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Cohen mengatakan, "Apakah Anda tidak tahu bahwa setengah dari kekayaan dunia hanya milik satu keluarga Yahudi, yang merupakan pendukung utama Israel?"
Cohen memperingatkan bahwa ekonomi Turki akan mengalami kerugian lebih besar sebagai akibat dari lobi tersebut.