Maria Elisa Hospita
16 Mei 2018•Update: 16 Mei 2018
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Pasukan keamanan Afghanistan pada Rabu mengatakan bahwa mereka telah mengusir Taliban keluar dari kota Farah, yang berbatasan dengan Iran, sehari setelah pengepungan pemberontak dan bentrokan mematikan.
Pada Selasa, Taliban berhasil masuk ke Farah dan menduduki beberapa pos pemeriksaan keamanan.
“Dalam bentrokan ini [Selasa dan Rabu], 198 teroris tewas dan ratusan lainnya terluka. Saat ini operasi pembersihan sedang berlangsung," jelas Kementerian Pertahanan, sambil menambahkan bahwa pemberontak telah diusir dari kota.
Kementerian mengatakan, Taliban telah menggunakan warga sipil sebagai tameng untuk memperlambat laju pasukan keamanan Afghanistan.
Tolo News melaporkan bahwa menyerang Farah merupakan pencapaian besar bagi Taliban, yang telah melancarkan lebih dari 2.700 serangan dalam 19 hari terakhir.
Misi Dukungan Resolute yang dipimpin NATO membenarkan klaim pemerintah bahwa Farah masih berada di bawah kendali pemerintah.
Sementara itu, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahed mengatakan, Farah masih dikuasai oleh mereka, dan 32 anggota pasukan keamanan tewas.