Muhammad Abdullah Azzam
12 Juni 2020•Update: 12 Juni 2020
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Afghanistan berterima kasih kepada Turki yang murah hati atas kiriman peralatan medis yang telah tiba di Kabul pada Kamis untuk membantu sistem kesehatan negara yang rapuh melawan pandemi Covid-19.
Menteri Kesehatan Ahmad Javad Osmani mengatakan pengiriman itu dilakukan pada saat yang tepat, di saat rakyat Afghanistan mengalami kesulitan dalam melawan virus korona.
Menkes Afghanistan berjanji bantuan itu akan didistribusikan secara adil kepada mereka yang paling membutuhkan dan rentan.
Duta Besar Turki untuk Kabul Oguzhan Ertugrul menyoroti hubungan bersejarah dan persaudaraan antara dua negara dan menekankan kerja sama ini akan semakin memperkuat hubungan bilateral.
"Sebuah pesawat militer Turki, yang membawa pasokan medis, dikerahkan oleh Kementerian Kesehatan atas arahan Presiden Recep Tayyip Erdogan, untuk digunakan melawan wabah Covid-19, lepas landas dari Pangkalan Udara Ankara Etimesgut," kata Kementerian Pertahanan Turki di Twitter pada Kamis.
Bantuan ini membawa 10 ventilator, 10 defibrillator, 10 regulator oksigen, 3 mesin PCR, 10 nebuliser dan 30.000 kit uji diagnostik PCR Covid-19 RT-q, 25.000 masker N95 dan 50.000 masker bedah.
Bantuan itu juga membawa pesan untuk warga Afghanistan.
Di balik keputusasaan, ada begitu banyak harapan, dan setelah kegelapan, ada matahari yang jauh lebih cerah," kata pesan itu yang mengutip kata-kata penyair sufi abad ke-13 Jalaluddin Rumi, yang lahir di Afghanistan dan wafat di Turki.
Turki telah memberikan bantuan kemanusiaan ke setidaknya 125 negara selama wabah, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, Italia, dan Spanyol, sehingga negara itu menjadi penyedia bantuan terbesar ketiga di dunia selama pandemi.
Pejabat kesehatan Afghanistan pada Kamis mengumumkan penambahan 748 kasus positif Covid-19 di 12 provinsi dalam 24 jam terakhir. Kasus positif secara keseluruhan di negara ini mencapai 22.890.